Ini Penyebab Telapak Tangan Berkeringat, Bukan Lemah Jantung

Masalah telapak tangan berkeringat kadang membuat sebagian orang was-was. Ketakutan akan anggapan bahwa masalah telapak tangan berkeringat tersebut adalah penyakit jantung atau pun penyakit lemah jantung memang kadang menghantui pikiran orang.

Tetapi tahukah anda? Bahwa telapak tangan berkeringat tersebut sangat tidak ada kaitannya dengan kinerja fungsi jantung dalam tubuh. Kondisi ini terjadi ketika tubuh menghasilkan lebih banyak keringat daripada biasanya. Atau bisa juga disebut hiperhidrosis.

telapak tangan berkeringat

Hiperhidrosis adalah kondisi dimana kelenjar keringat melakukan produksi keringat secara masiv dan terus-menerus atau dalam kata lain berlebihan. Biasanya produksi keringat terjadi ketika anda ada di suatu kondisi seperti suhu yang sedang panas, ketika olahraga, takut berlebihan atau pun ketika sedang demam.

Orang-orang tertentu yang mengidap hiperhidrosis kelenjar keringatnya seperti tak pernah hentinya memproduksi keringat secara abnormal. Kondisi ini membuat sebagian orang cemas walaupun sebenernya tidak berbahaya.
Dalam ilmu kesehatan, hiperhidrosis dibagi dalam dua bagian diantaranya adalah :

1. Hiperhidrosis primer

Hiperhidrosis primer adalah keadaan dimana produksi keringat yang dilakukan oleh kelenjar keringat dilakukan secara tidak normal dan mencakup beberapa wilayah tubuh seperti diantaranya wajah, ketika, tangan dan juga kaki tanpa alasan yang dapat dijelaskan.

Bukan cuman ketika sedang melakukan aktifitas berat, tanpa ada aktifitas pun produksi keringat tetap diproduksi dalam jumlah yang banyak. Sehingga tak jarang masalah bau badan kerap menjadi masalah bagi mereka yang memiliki masalah ini.

Kondisi hiperhidrosis primer ini merupakan bawaan dari lahir dan sudah berlangsung lama bahkan ketika anda masih bayi.

2. Hiperhidrosis sekunder

Hiperhidrosis sekunder merupakan sebuah kondisi keringat berlebih pada beberapa wilayah tubuh karena efek atau pengaruh kondisi tertentu. Mereka yang memiliki masalah hiperhidrosis sekunder memang sebelumnya tidak mengalami masalah keringat berlebih, namun ketika melewati suatu kondisi tertentu masalah keringat berlebih kerap muncul dan menjadi masalah.

Beberapa kondisi seperti diantaranya adalah penggunaan obat-batan, menopause, kehamilan, diabetes, radang sendi, hipertiroidisme dan juga obesitas. Mereka yang punya masalah ketakutan kerap kali datang untuk pengidap hiperhidrosis sekunder. Karena memang sebelumnya belum pernah mengalami kondisi keringat berlebih dan dalam waktu tertentu masalah tersebut datang.

Bagi anda yang mengalami masalah ini sebaiknya tidak usah panik dan juga takut. Karena memang hiperhidrosis sendiri dapat disembuhkan dengan beberapa cara yang akan kita ulas dibawah ini.

1. Obat-obatan Antiperspirant

Anda bisa menggunakan obat ini untuk atasi masalah hiperhidrosis. Obat ini bisa anda temui di apotek terdekat karena memang dijual bebas dipasaran.

2. Obat yang mengandung zat alumunium

Dengan mengonsumsi obat yang memiliki kandungan zat alumunium juga dapat membantu mengatasi hiperhidrosis

3. Obat-obatan antikolinergik

Obat antikolinergik yang ada dipasaran memiliki manfaat untuk dapat menekan kelenjar keringat. Sehingga cukup bagus bagi anda yang memiliki masalah keringat berlebih.

4. Perawatan iontophoresis

Perawatan iontophoresis dilakukan memakai arus listrik dengan intensitas rendah.

5. Suntik botox

Suntik botox dilakukan untuk menekan kelenjar keringat yang ada di area ketiak.

6. Pembedahan atau Operasi

Pada beberapa orang, opsi operasi dilakukan untuk mengobati hiperhidrosis primer.

Masalah keringat berlebih atau disebut juga dengan hiperhidrosis ini sebenarnya tidak berbahaya bagi anda. Jadi mulai sekarang hentikan pikiran cemas dan panik karena masalah tersebut ternyata hanya gejala tubuh tertentu yang menghasilkan keringat secara tidak normal oleh kelenjar keringat.

Terutama bagi hiperhidrosis sekunder, pikiran takut berlebihan akan lemah jantung mungkin saja selalu terbayang. Sekarang stay rileks dan berpikir positif.

Jika ada gejala lain seperti gampang lelah, nafas yang sesak, nafsu makan yang turun atau pun detak jantung tak teratur segera hubungi dokter.

You May Also Like

About the Author: Makka El Fatih Setiawan